Studi Kasus Telematika : Pengaruh Game Online Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa


          Game online merupakan salah satu permainan yang digemari berbagai usia, salah satunya mahasiswa. Game online menawarkan berbagai macam hiburan dengan berbagai macam teknik permainan, tingkatan permainan dan desain grafis yang bagus guna menarik minat pengguna. Game online memiliki berbagai macam jenis, antara lain : moba, rpg, fps dll. Salah satu game yang paling diminati oleh mahasiswa kebanyakan adalah game moba yaitu DOTA2. Tidak sedikit mahasiswa yang menyempatkan diri di sela-sela kesibukan tugas yang padat untuk bermain DOTA2. Akses yang mudah untuk memainkan game ini dan permainan mengatur strategi guna menghancurkan fountain lawan.

          Dalam beberapa tahun belakangan ini, DOTA2 merupakan salah satu game online yang menarik minat kalangan mahasiswa. Game maker yang menciptakan game terkadang tidak tanggung-tanggung dalam menyuguhkan sebuah permaianan. Eventevent besar seperti The International DOTA2 banyak membuat mahasiswa penasaran untuk melihat team jagoan dan bagaimana mereka memainkan dota dengan baik. Biasanya mahasiswa akan mulai belajar memainkan dota menggunakan hero yang mudah sampai hero sulit. Tak hanya sekedar bermain-main saja, untuk mengembangkan bakat bermain dota dibuatlah sebuah team. Mahasiswa yang sudah kecanduan dota akan berlatih terus-menerus agar teknik permainan mereka tidak dinilai buruk oleh teman satu teamnya. Mahasiswa rela mengeluarkan uang yang lebih hanya untuk bermain di warnet dengan paket yang di sediakan. Warnet atau warung internet sudah mulai banyak dimana-mana terutama pada daerah kampus. Sehingga, memudahkan akses mahasiswa untuk bermain game di warnet.

         Berikut merupakan dampak negatif yang biasa terjadi pada mahasiswa akibat terlalu sering bermain game online:

  1. Dari segi jasmani

·         Kesehatan menurun

              Tidak mengherankan mahasiswa yang memiliki kegemaran memainkan permainan ini memiliki daya tahan tubuh yang lemah akibat kurangnya aktivitas fisik, duduk terlalu lama, sering terlambat makan, sering terpapar pancaran radiasi dari layar monitor komputer dan sebagainya. Penyakit-penyakit yang sering dijumpai pada mereka yang mengalami kecanduan memainkan permainanan ini, diantaranya: serangan jantung, stroke, mata minus, obesitas, paru-paru, dislokasi jari-jari tangan, penyakit saraf, ambeien dan penyakit di sekitar tulang punggung.

 

2.      Dari segi psikologis

·         Gangguan mental

            Banyaknya adegan di game online yang mengajarkan untuk melakukan tindakan kriminal serta kekerasan, seperti: perkelahian, pengrusakan, pemerkosaan, pembunuhan, dan sebagainya, yang secara tidak langsung telah memengaruhi alam bawah sadar seseorang bahwa kehidupan nyata ini adalah layaknya sama seperti di dalam permainan tersebut. Beberapa kasus kekerasan yang pernah diberitakan oleh media massa, yang melibatkan mahasiswa sebagai pelakunya adalah bukti nyata bahwa game online dapat merusak perkembangan mental seseorang. Ciri-ciri seseorang mengalami gangguan mental akibat pengaruh game online adalah: mudah marah, emosional, mudah mengucapkan kata-kata kotor, memaki, mencuri, dan sebagainya.

·         Menghambat proses pendewasaan diri

Permainan online yang dilakukan tanpa kenal waktu juga dapat memengaruhi proses pendewasaan diri seseorang, hal tersebut sangat beralasan karena dunia di dalam permainan online ada yang mengajak seseorang untuk hanyut serta larut dalam alur bahwa seseorang tidak mungkin tumbuh menjadi dewasa. Seseorang yang telah terpengaruh, biasanya akan ditandai dengan sikap: pemalu, minder, kurang percaya diri, manja dan bersifat kekanak-kanakan.

3.      Dari segi waktu

·         Dapat mempengaruhi prestasi belajar anak

Karena waktu luang yang seharusnya sangat ideal untuk digunakan mempelajari mata kuliah yang ada justru lebih sering digunakan untuk menyelesaikan level demi level dalam permainan tersebut, daya konsentrasi mereka umumnya juga terganggu sehingga kemampuan dalam menyerap mata pelajaran yang disampaikan oleh dosen menjadi tidak maksimal. Pada orang dewasa, game online dapat mempengaruhi produktivitas mereka di tempat kerja, sehingga bila tidak segera dihentikan, maka tidak menutup kemungkinan akan berujung dengan pemecatan.

4.      Dari segi keuangan

·         Mengajarkan pemborosan

Permainan online juga mendidik seseorang untuk hidup boros, bagi mereka yang tidak memiliki fasilitas komputer di rumah, mereka terpaksa harus datang ke warnet yang menyediakan permainan-permainan tersebut dan otomatis harus mengeluarkan uang. Biaya pemakaian listrik di rumah pasti juga akan mengalami pembengkakan, khususnya bagi mereka yang menggunakan komputer desktop selama berjam-jam tanpa henti.

·         Mengajarkan ketidakjujuran

Bermain game online terkadang membutuhkan biaya, untuk membeli vouchernya saja supaya tetap bisa memainkan salah satu jenis permainan dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari permainan ini adalah mengajarkan seorang anak (yang belum memiliki penghasilan sendiri) untuk melakukan kebohongan (kepada orang tuanya) serta melakukan berbagai macam cara termasuk pencurian supaya tetap bisa memainkan permainan tersebut.

5.      Dari segi sosial

·         Kesulitan bersosialisasi dengan orang lain

         Mereka yang telah terbiasa hidup dalam dunia maya, umumnya akan mengalami kesulitan ketika harus bersosialisasi di dunia nyata. Sikap anti sosial, tidak memiliki keinginan untuk berbaur dengan masyarakat, keluarga, dan juga teman adalah ciri-ciri yang ditunjukkan oleh mereka yang telah mengalami ketergantungan terhadap permainan tersebut.

           Sebagai penutup, game online adalah salah satu bukti nyata dari kemajuan teknologi masa kini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat gemar memainkannya. Kini, setelah memahami bahwa game online memiliki potensi mendatangkan pengaruh buruk bagi pengguna yang memainkannya secara tidak proporsional, maka berikut ini beberapa dampak positif game online bila dimainkan secara proporsional, dikutip dari laman http://www.tahupedia.com/content/show/439/10-Alasan-Mengapa-Anda-Harus-Bermain-Video-Game , diantaranya adalah:

  1. Meningkatkan mood dan mengurangi stress
  2. Memperlambat proses penuaan
  3. Membantu meringankan rasa sakit
  4. Meningkatkan daya penglihatan
  5. Mengajarkan untuk menghargai kegagalan
  6. Meningkatkan kemampuan untuk mengambil keputusan
  7. Membantu proses pembelajaran
  8. Meningkatkan kemampuan motorik
  9. Merekatkan hubungan keluarga, dan
  10. Meningkatkan kemampuan kerjasama sebagai tim

Tanggapan :

 

Setelah membaca artikel diatas maka dapat disimpulkan bahwa teknologi sudah mempengaruhi pola hidup manusia, bahkan di zaman modern ini mahasiswa dan berbagai usia sudah terpengaruh dengan game online. Pada dasarnya seharusnya mahasiswa menggunakan masa transisi pendewasaan dengan berdiskusi dengan teman sebaya dan berinteraksi dengan dunia sekitar. Mahasiswa juga harus tau bagaimana berinteraksi dengan dunia luar dan tidak hanya bermain dengan game online saja. Dalam hal ini orang tua berperan penting untuk mengontrol segala tindakan anaknya. Mahasiswa seharusnya bisa mengatur waktu agar tidak menggangu waktu belajar dan bersikap lebih dewasa untuk membatasi waktu bermain game online. Karena mahasiswa bukanlah anak remaja melainkan, pelajar dalam proses menuju pendewasaan yang seharusnya mengatur waktu luang untuk berinteraksi dengan dunia luar, mengembangkan minat dan bakatnya serta belajar untuk mendapatkan nilai yang memuaskan pada tiap semester dengan menyeimbangan waktu bermain game online.

 

 

 

 

 

 

Iklan

Penulis:

someone who loved fanfiction and i'm author l created something amazing from writting and image my bias l DRAGON'S , V.I.P , EXOTICS SHINERS , BaekYeol shipper :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s